![]() |
| Foto :Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro,bersama Gubernur Kaltim Isran Noor |
Ada
beberapa proyek prioritas di dorong di Kalimantan adalah kawasan industry,
kawasan ekonomi khusus kemudian infrastruktur penunjang, baik jalan, listrik,
pelabuhan, maupun bandara, sehingga nantinya pulau Kalimantan tidak lagi
bergantung naik turunnya harga tapi lebih kepada terciptanya nilai tambah dari
sumber daya alam yang memang sudah dimiliki Kalimantan, “ ungkapnya
“
kita lihat tambang, ada batu bara, juga hasil perkebunan seperti sawit, karet dan
lain sebagainya, ucap Bambang
Bambang
menjelaskan perpindahan Ibu kota negara masuk dalam RPJMN 2020-2021 yang
pembuatan rancangan sudah dilakukan setahun lalu. Namun kembali disesuaikan
dengan masukan dari daerah di pulau Kalimantan.
![]() |
| Foto: Menteri PPN,Bambang Brojonegoro,memberikan keterangan pers depan awak media |
”Kita
melihat ada tiga lokasi Kalteng, Kalsel dan Kaltim pemilihan kita melihat
kriteria yang paling cocok Tapi yang paling penting semangat tidak ada yang
menang atau kalah. Semua akan mendapatkan manfaat pemindahan ibu kota, ”
tandasnya.
Menurutnya
alasannya bukit Suharto dicoret, karena bukit Suharto hutan lindung tentu nya
komitmen kami terhadap semua pihak kita kita akan membangun pusat pemerintahan baru
ini tidak akan mengurangi hutan lindung yang kita miliki, bagimanapun Kalimantan
adalah paru – paru dunia, “ jelasnya
![]() |
| Foto:Menteri PPN Bambang Brojonegoro,membrikan pemaparan terhadap pserta |
“
karena itu salah satu upaya kita melakukan perbaikan pemerataan salah satunya
dengan mambangun pusat pemerintaan baru di pulau Kalimantan.
Menurutnya
pihaknya belum dapat mengumumkan lokasi yang menjadi IKN karena presiden yang
akan mengumumkan. Namun pembanguan fisik ibu kota Negara (IKN) dimulai pada tahun
2021,” tutup Bambang (beny/kb)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar