BALIKPAPAN,kabarbpp58.net-Setelah meraih Adiwiyata Nasional pada tahun lalu, saat ini SDN 019 Balikpapan Barat melakukan persiapan untuk maju pada Adiwiyata Mandiri seperti sosialisasi pada sekolah yang masuk dalam binaannya.
![]() |
| Foto : Kepala SDN 019 Balikpapan Barat, Neneng Sarniah S.Pd SD |
Kepala
SDN 019 Balikpapan Barat Neneng Sarniah S Pd SD mengatakan beberapa sekolah
yang masuk dalam binaannya ada 3 sekolah di Balikpapan Barat diantaranya SDN
014 Balikpapan Barat, SDN 008 Balikpapan Barat, SDN 012 Balikpapan Barat,
“Semua
sekolah binaan sudah menyandang status adiwiyata, yakni tingkat kota dan
provinsi. Kami mensosialisasikan persiapan SD 019 Balikpapan Barat maju dalam
penilaian Adiwiyata Mandiri.
Dalam
pembinaannya SDN 019 Balbar membagi beberapa tim yang disebut Tim Adiwiyata 019
Balikpapan Barat,” kata Neneng dirung kerja TU, Senin ( 23/09/19)
Menurutnya
dokumen sudah kami serahkan di KLH, mudah-mudahan tidak ada lagi namanya verifikasi,
kalau harus verifikasi lagi terpaksa kita harus siap-siap lagi melakukan
pembenahan, kita berharap non veifikasi jadi kita tidak dua kali bekerja lagi, “
harapnya
Dijelaskan
selama persiapan dukumentasi kita sudah bekerja keras dengan serius dan
melakukan kunjungan kesekolah binaan untunk melakukan pembinaan, apa yang kita
lakukan disini itulah yang kami lakukan disana,Icon SD 019 tahun ini adalah
penanaman bawang tiway, dan minyak dari bawang tiway adalah minyak gosok yang dibuat dari campuran minyak jaitun ,”
jelasnya
Sesuai
persyarakan di Adiwiyata Mandiri, kita harus punya produk, juga kegiatan
seperti adanya rumah sampah, penimbangan sampah kering yang dikelolah jadi
kompos.
“menurutnya kami sudah punya dasar Adiwiyata nasional jadi tinggal
melakukan pembenahan lagi menjadi lebih baik supaya nilainya meningkat ,”
ungkapnya
Neneng
menambahkan, kemarin hasil penilaian kita kalau dari DLH nilai minimal
72,sementara hasil penilaian kita sendiri itu 78, harapan dari penilaian kami
78 sama nanti penilaian di KLH, diharapkannya lagi tidak ada penambahan-
penambahan lagi, kemudian tidak ada verifikasi lapangan lagi, karena kita sudah
berusaha dilapangan sungguh luar biasa yang sudah didukung oleh puskesmas, kelurahan
dan warga sekolah, “ tandas Neneng (beny)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar