![]() |
| Foto: Komisioner KPU Balikpapan Mega Fariany Ferry S.kom |
" Empat sekolah tersebut antara lain di
SMK Kartika 51 Balikpapan dengan saya sendiri pembina upacara, kemudian di SMK
Pangeran Antasari dengan oleh Ridwan, lalu di SMK Setia Budi oleh Pak syahrul
dan di SMK Negeri 1 Balikpapan oleh Pak Yan Fauzi," ujarnya
Secara kesimpulannya hal ini merupakan salah
satu bentuk daripada sosialisasi KPU Balikpapan untuk pemilihan wali kota dan
wakil walikota di tahun 2020. Diharapkan kita mensasar pada target pemih
pemula, dalam artian pemilih pemulai yang saat ini minimal berusia 17 tahun dan
memiliki KTP Elektronik terutama pada saat hari - H. Dengan harapan mereka
benar benar datang ke TPS dan mengetahui bagaimana fungsi pemilu itu
sesungguhnya, tujuan dari pemilihan ini apa, kemudian mereka dapat berperan
aktif.
Harapannya dengan adanya para siswa siswi
berperan serta dan datang aktif ke TPS maka angka partisipasi masyarakat untuk
pemilihan ini akan meningkat dibandingkan tahun atau pemilu pemilu sebelumnya,”
ungkapnya
Untuk pemutakhiran data sampai saat ini
sedang berlangsung, sehingga untuk jumlah pemilih ini belum pasti ada berapa
tetapi paling tidak KPU berharap bisa menaikkan angka 5 sampai 10 persen dengan
peran serta pemilih pemula tersebut,” jelasnya
Harapan kedepannya, paling tidak untuk
pemilih pemula tetap berperan aktif mencari tahu bagaimana visi dan misi calon
yang akan dipilih dan kemudian mereka datang ke TPS, memilih dengan benar dan
tepat siapa yang akan menjadi calonnya sehingga itu benar benar menjadi suara
dan juga menjadi bentuk partisipasi masyarakat,” harap mega (beny)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar