BALIKPAPAN,kabarbpp58.net - Jum'at ( 07/02/2020
), DPRD Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan Rapat Paripurna Istimewa dalam
rangka memperingati HUT Kota Balikpapan yang ke - 123 di Aula Kantor Wali Kota
Balikpapan.
Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Balikpapan
yang ke - 123 tahun 2020 ini mengusung tema ' Balikpapan Nyaman Penyangga Ibu
Kota Negara '. Tema ini tak lepas dari keputusan besar Presiden Republik
Indonesia, yakni memindahkan Ibu Kota Negara dari Provinsi DKI Jakarta ke
Provinsi Kalimantan Timur tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan
Kabupaten Kutai Kartanegara.
Keputusan tersebut secara resmi diumumkan
oleh Presiden Jokowidodo Pada tanggal 26 Agustus 2019 lalu. Hal ini sungguh
menjadi dampak yang sangat besar tidak hanya untuk Kabupaten Penajam Paser
Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, melainkan juga pada Kota Balikpapan,” Kata
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S.soso dalam acara sidang Paripurna Istimewa
DPRD dalam rangka HUT Kota Balikpapan ke-123 di Aula Pemkot Jum’at ( 7/2/2020)
Kota Balikpapan yang secara geografis berbatasan langsung dengan Kabupaten Calon Ibu Kota Negara, secara otomatis akan menjadi kota penyangga dari berbagai aspek.
Pada tahun 2020 ini juga akan menjadi moment
istimewa bagi warga balikpapan, dimana ajang pesta demokrasi pemilihan kepala
daerah kota balikpapan untuk tahun 2021- 2025. Tentunya menjadi harapan kita
semua untuk menjadi rangkaian pemilihan kepala daerah ini terselenggara dengan
kondusif, “ ujar Abdulloh
Menurutnya siapapun kepala daerah kota Balikpapan
adalah masyarakat yang diamanahkan untuk menjadi motor penggerak kemajaun kota
Balikpapan
Ia mengharap dalam rangka pemilihan kepala
daerah, pihak KPU dan bawaslu dan seluruh aparat keamanan agar saling
berkoodinasi apa bila ada hal-hal yang kurang kondusif,” harapnya.
Menurutnya siapapun kepala daerah kota Balikpapan
adalah masyarakat yang diamanahkan untuk menjadi motor penggerak kemajaun kota
Balikpapan ,” jealsnya
Sementara Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi SE
menjelaskan,Sepanjang 123 tahun perjalanan sejarah kota Balikpapan telah tumbuh
dan berkembang sebagai kota jasa dan industry pengelolahan minyak terbesar di
kawasan timur Indonesia, dukungan dengan potensi georafis, keunggulan
komparatif dan kompetitifnya.
Potensi ekonomi Balikpapan dapat dilihat dari
berbagai fakta seperti tersedianya fasilitas jasa dan transpotasi yang lebih
lengkap dibanding kawasan lain di Kalimantan bahkan wilayah Indonesia timur ,”
jelas Rizal dalam sambutannya
Keberadaan Kota Balikpapan yang menjadi salah
satu pertimbangan utama ditetapkannya Provinsi Kalimantan timur sebagai calon
tempat pemindahan Ibu Kota Negara pada tangga 26 Agustus 2019
bahwa berdasarkan kajian Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional, Pemindahan Ibu Kota Negara yang membutuhkan anggaran
sebesar Rp. 466 Triliun, akan memberikan dampak ekonomi positif yang akan
dirasakan tidak hanya pada jangka pendek tetapi juga pada jangka menengah dan
jangka panjang.
Pemindahan Ibu Kota Negara juga akan
mendorong investasi dan kesempatan kerja sehingga berdampak pada penciptaan
pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan hingga 7,3 % untuk Provinsi Kalimantan
Timur ,” tutup rizal (beny)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar