BALIKPAPAN,kabarbpp58.net- Bertepatan dengan
hari jadi Kota Balikpapan Ke-123, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI)
merayakan hari jadinya yang Ke-45 dengan menggelar Exibition & Food
Festival di Plaza Balikpapan, Jum'at (14/2/2020).
Dengan mengangkat tema Penguatan Ekonomi
Perempuan Dalam Menyambut Kaltim Sebagai Ibu Kota Negara (IKN)
Merupakan salah satu langkah upgrading semua
anggota IWAPI, suka atau tidak suka saat sekarang ini harus ditumbuhkan sektor
ekonomi kreatif, hal tersebut disampaikan Hj Arita Effendi selaku pembina IWAPI
Balikpapan.
Arita juga menambahkan saat ini dunia bisnis
saat ini telah berubah, jadi para wanita yang tergabung di IWAPI harus bisa
lebih kreatif dan inovatif.
Selain itu juga, IWAPI harus bisa
menyesuaikan kondisi bisnisnya minimal harus sejajar dengan pembisnis nasional
bahkan internasional, mengingat Balikpapan sebagai penyangga IKN.
Hal senada disampaikan Hj Ernawaty Gaffar SE
selaku Ketua IWAPI DPC Kota Balikpapan, dirinya menginginkan IWAPI bisa lebih
hidup kedepannya.
Dirinya juga menekankan adanya penguatan di
ekonomi perempuan yang merupakan bagian sangat penting, disitulah dirinya akan
melihat bahwa pengusaha perempuan harus eksis, berani dan harus siap dalam
menyambut kaltim sebagai IKN.
Saat ini untuk perempuan pengusaha yang
tergabung dalam IWAPI jumlahnya kurang lebih 300 orang, akan tetapi ada sekitar
85 persen para pelaku UMKM, kemudian pengusaha menengah dan keatas.
Kegiatan IWAPI sendiri bukan hanya bergerak
dibidang UMKM saja, melainkan ada juga pertemuan rutin bulanan, melakukan
pelatihan, koperasi yang membantu untuk anggota IWAPI yang saat ini sudah
berjalan selama 24 Tahun.
Kemeriahan Hut IWAPI Ke-45 juga dimeriahkan
dengan Bazar UMKM, Kids Festival, Lomba Pop Singer, Fashion Show, Lomba
Tumpeng, dan event lainnya.
Bahkan untuk kegiatan sosial IWAPI sendiri
akan diadakannya Donor Darah, dimana sebelumnya untuk kegiatan sosial lainnya,
IWAPI sudah menyambangi panti asuhan dan panti jompo.
Ernawaty menilai, peran seorang wanita bukan
hanya sebagai pembantu, dimana yang diketahui peran utama laki-laki sebagai
pencari nafkah.
Namun untuk membantu perekonomian rumah
tangga perempuan juga perlu, maka dari itu dirinya berharap para perempuan yang
ada jangan hanya berdiam diri saja, namun harus bisa menghasilkan sebuah usaha
kecil, entah itu hanya sebataa home industry (gus.kb).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar