Tower yang dibangun oleh pihak PT Waskita ini
letaknya dipemukiman warga, yakni Perumahan Taman Sari dan Perum Jokowi.
Tentunya sangat mencemaskan warga, apabila Tower mengalami roboh.
"Kami sangat cemas apabila hujan lebat
dan angin kencang, tower bisa langsung ambruk dan menimpa rumah penduduk. Siapa
yang mau bertanggung jawab jika ini terjadi, "ungkap seorang warga yang
minta jati dirinya tidak disebutkan.
Menurut Indra salah seorang karyawan PT
Waskita selaku pelaksana pembangunan Tower membenarkan bahwa Tower tersebut
mengalami kemiringan. Ini disebabkan karena faktor alam, karena ada terjadi
tanah longsor didaerah sekitar tower. Dan secepatnya pihak Waskita akan
memperbaikinya.
"Memang benar Tower mengalami kemiringan
akibat faktor alam. Untuk itu pihak Waskita secepatnya akan menanganinya,
" ujar Indra selaku petugas lapangan PT Waskita ini.
Menurut Sekretaris DPW Kaltim *LSM TAJAM*
Rusdimansyah, SE , tentunya sangat membahayakan masyarakat jika nantinya Tower
roboh. Jika akibat faktor alam atau tanah mengalami pergeseran, apakah
sebelumnya pihak PLN dan Waskita tidak melakukan *Study Kelayakan*, untuk
mengantisipasinya jika dikemudian hari terjadi musibah ambruknya Tower.
Lagi pula lanjut Rusdimansyah, pihak Waskita
tidak melakukan tindakan preventif jika Tower terjadi ambruk dan menimpa rumah
warga. Karena kenyataan dilapangan tidak ada aparat dari kepolisian yang
menjaga dan mengawasi.
"Saya mohon Lurah maupun Camat setempat
segera bertindak dengan menegur pihak Waskita selaku pelaksana pembangunan
Tower. Jangan sampai setelah kejadian baru ada tindakan, "tegas
Rusdimansyah.
Warga juga berhak untuk mendapatpan
perlindungan dan keamanan, terang Rusdimansyah. Dengan jalan melakukan tindakan
preventif.(Edy/kb)
Penulis
: Edy
Editing : Beny


Tidak ada komentar:
Posting Komentar