PENAJAM,kabarbpp58.net- Bupati Penajam
Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) hadiri pengukuhan dan pelantikan
Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) dan Ikatan
Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten PPU yang diselenggarakan di
Gedung Graha Pemuda, KM 9 Nipah-nipah, Senin (09/03) siang.
Dalam pemilihan, Raup Muin yang juga Wakil
Ketua I DPRD Kabupaten PPU ini terpilih menjadi ketua BPD KKSS Kabupaten PPU
periode 2020-2025 mendatang. Dalam kegiatan ini juga tampak Wakil Bupati PPU,
Hamdam, Sekretaris Daerah PPU, Tohar dan sejumlah unsur Muspida dilingkungan
Pemkab PPU dan sejumlah tamu undangan BPD KKSSdari luar PPU.
Bupati PPU AGM dalam kesempatan tersebut
mengatakan bahwa pembentukan organisasi KKSS Kabupaten PPU memiliki makna yang
penting dan strategis. Seperti diketahui, bahwa Kabupaten PPU telah menginjak
usia dewasa, sehingga memandang perlu adanya partner atau mitra dalam rangka
membangun dan mengembangkan daerah ini ke arah yang lebih maju sebagai
cita-cita bersama.
Disamping itu kata AGM, pengukuhan organisasi
ini dapat memberikan makna dan kontribusi yang berarti terhadap akselerasi
pembangunan di daerah ini, terutama dalam pembangunan dan pemberdayaan sosial
kemasyarakatan.
“Kepada para pengurus yang akan mengelola
organisasi ini, kiranya dapat memahami benar peran masing-masing sehingga dapat
menjalankan fungsinya sesuai dengan arah yang telah ditetapkan oleh organisasi
dalam rangka mencapai tujuannya, ” kata AGM.
AGM menambahkan bahwa terpenting, seiring
dengan terbentuknya KKSS Kabupaten PPU tidak terlepas dari komitmen sebagai
bagian dari masyarakat yang turut bertanggung jawab terhadap kelangsungan
pembangunan di Kabupaten PPU. Cermin sejarah pada beberapa peristiwa yang
pernah terjadi dibeberapa daerah di Negeri ini, terutama peristiwa yang
berkaitan dengan konflik SARA yang mengarah pada terjadinya disintegrasi
terhadap Bangsa.
“Kita hendaknya jadikan sebagai salah satu
pelajaran dan peringatan bagi kita semua, akan bahaya yang senantiasa mengancam
keutuhan negeri tercinta ini,” ujar AGM
Dikatakan AGM, kedepan KKSS juga harus
senantiasa waspada terhadap gejala-gejala yang akan timbul ditengah-tengah
masyarakat berkaitan dengan SARA ini, agar peristiwa tragis yang sama-sama
tidak harapkan tersebut, dapat dihindari.
“Perlu kita garis bawahi adalah dengan tidak
menjadikan organisasi ini sebagai tempat untuk menunjukkan ekslusifitas
kelompok, tetapi sebaliknya jadikan organisasi ini sebagai wadah atau tempat
untuk dapat saling mengenal dan saling mengisi dalam rangka memperkuat hubungan
silaturahim dengan sesama anggota masyarakat lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua BPD KKSS Kabupaten PPU
yang baru dilantik, Raup Muin menyampaikan ucapan setinggi-tingginya
kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU khususnya yang terhimpun dalam ikatan
KKSS. Dirinya berharap, melalui organisasi yang baru saja dilantik tersebut
diharapkan tidak menimbulkan berbedaan-berbedaan, melainkan harus bisa
dijadikan sebagai wadah persatuan untuk bersama-sama membangun daerah Kabupaten
PPU.
“Sebagai masyarakat PPU yang berasal dari
KKSS kami tetap berkomitmen untuk menjaga, menghormati dan mengajak mari kita
bersinergi untuk membangun kabupaten kita yang lebih baik lagi. Jangan pandang
suku, adat-istiadat dan golongan, mari kita dukung bupati PPU hingga akhir masa
jabatannya. Itu bentuk komitmen kami sebagai KKSS di Kabupaten PPU, “
kata Raup Muin(*)
Rilis
PPU(Humas6)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar