KabarBpp58.net,Balikpapan-Direktur Utama PDAM
Tirta Manggar Balikpapan Haidir Effendi menjelaskan, penyebab melonjaknya
tagihan air merupakan dampak dari kembalinya pencatatan air secara normal oleh
petugas pencatat meteran air di lapangan.
![]() |
| Dirut PDAM Balikpapan Haidir Effendi |
.
Sehingga tagihan kepada pelanggan pada April
dan Mei 2020 menggunakan sistem estimasi dengan standar menghitung rata-rata
air yang digunakan pada enam bulan terakhir sebelum pandemi.
.
Kini setelah masuk fase relaksasi New Normal,
petugas pencatat meteran air kembali melakukan pencatatan langsung di lapangan.
Dengan demikian, yang ditagihkan merupakan angka real dari meteran pelanggan
langsung. Dan selisih yang terjadi pada selama penghitungan dengan estimasi
masuk pada tagihan bulan Juni 2020.
.
Dari analisis tim PDAM, kata Haidir, saat ini
ada sekitar 16,5 persen pelanggan PDAM yang mengalami lonjakan pemakaian air
secara drastis, akibat imbas Estimasi disaat bulan April dan Mei 2020
.
Ia pun mengimbau kepada para pelanggan yang
keberatan dan perlu mengklarifikasi tagihan airnya agar dapat melapor ke
layanan aduan pelanggan atau datang ke kantor pelayanan PDAM untuk memastikan histori
pemakaian air sejak masa pandemi Covid-19, sama - sama mencocokan angka meter
dirumah dan data yang ada di PDAM, apakah angka itu sesuai atau tidak sesuai.
.
Apabila ditemukan tagihan yang tidak sesuai
dan pelanggan telah melakukan pembayaran, maka akan dilakukan pengembalian oleh
PDAM.
.
Jika masyarakat merasa keberatan, maka hal
ini akan disampaikan kepada Pemerintah Kota untuk mengambil langkah
selanjutnya, dan masih menunggu di Hari Senin depan.
.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal
Effendi menyampaikan permohonan maaf karena melonjaknya tagihan ini membuat
kaget masyarakat pelanggan. Saat ini, PDAM tengah melakukan verifikasi data dan
masih membuka kesempatan kepada pelanggan untuk mengklarifikasi, bisa langsung
ke kantor pelayanan PDAM di jalan Ruhui Rahayu I, ada penjelasan yang sama-sama
bisa saling dipahami, atau terlebih dahulu menghubungi ke call center agar
mendapat gambaran tentang kondisi kubikasi air sebenarnya.
.
Tentunya, Pemerintah Kota Balikpapan akan
mengambil kebijakan lebih lanjut setelah verifikasi data yang dilakukan PDAM
telah selesai. Ia berharap pada Senin depan verifikasi selesai dan keputusan
kebijakan sudah dapat diambil.(*)
Rilis :
Humas PDAM Balikpapan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar